Akibat Melakukan Perlawanan Saat Akan Ditangkap 2 Badit Ditembak Polisi

Akibat Melakukan Perlawanan Saat Akan Ditangkap 2 Badit Ditembak Polisi – Dua aktor bandit jalanan tewas ditembak tim campuran Satreskrim Polrestabes Medan serta Polsekta Sunggal, Minggu awal hari di lokasi Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Ke-2 aktor bernama Rony Wijaya dengan kata lain Mabrah (20) , warga Jalan Tani Asli, Tanjung Gusta, Kabupaten Deliserdang serta Bayu Pratama (21) , warga Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal dievakuasi ke RS Bhayangkara.

Waka Polrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja menyebutkan, ke-2 tersangka tewas karna coba lakukan perlawanan saat akan di tangkap. “Untuk membuat perlindungan diri, anggota di lapangan sangat terpaksa bertindak tegas serta terarah, ” pungkas ungkap AKBP Tatan didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah serta Kapolsek Medan Sunggal Kompol Wira Prayatna, Senin (6/11/2017) .

Terlebih dulu, tersangka Mabrah serta Bayu Pratama diburon dalam beberapa masalah kejahatan. Dari catatan kepolisian, setidaknya ada 41 Laporan Polisi (LP) yang udah terangkum sejak mulai th. 2016-2017. “Pada th. 2016, aktor sempat merampok korban wanita yang pada akhirnya juga wafat dunia, ” terangnya.

Kejahatan ke-2 tersangka tersingkap saat lakukan kejahatan dengan korban Orni (56) Kepala SDN 060919, warga Jalan Nusa Indah Raya, Helvetia.

Saat itu, Kamis minggu lantas sekira waktu 13. 00 WIB korban dari Jalan Titi Bobrok menumpangi becak bermotor akan pulang ke tempat tinggalnya. Setiba di Jalan Gatot Subroto, persisnya dimuka Kompleks Tomang Elok, dari bagian kiri terlihat dua pria mengendarai sepeda motor merampas tas pakaian korban.

Tarikan yang kuat itu mengakibatkan Orni terjungkal dari becak mesin serta jatuh ke tubuh jalan. Wanita paruh baya itu pernah terbawa berapa mtr.. Aktor segera tancap gas melaju ke arah Kampung Lalang.

Beberapa warga serta pengemudi becak mesin segera membawa korban ke rumah sakit paling dekat untuk memperoleh perawatan. Terkecuali kehilangan surat-surat bernilai serta duwit tunai, Orni alami luka serius serta patah tulang pada sisi lengan kanan, kiri serta bahu.

Berdasar pada info saksi korban serta warga, bukti diri keduanya tergambar terang. “Berdasarkan info saksi-saksi, kehadiran tersangka kita tahu serta menelusur, ” ungkap Kapolsekta Sunggal, Kompol Wira Prayatna.

Sesudah bukti-bukti akurat serta cukup, ke-2 tersangka lalu disergap Minggu awal hari di satu diantara lokasi Sunggal. Tetapi, usaha petugas memperoleh perlawanan makanya ditunaikan aksi serta terarah.