Akibat Gempa Di Pulau Morotai,Ratusan Bangunan Rusak 1 Orang Tewas

Akibat Gempa Di Pulau Morotai,Ratusan Bangunan Rusak 1 Orang Tewas  – Akibat Gempa Di Pulau Morotai,Ratusan Bangunan Rusak 1 Orang Tewas  – Gempa 5, 8 SR dengan pusat gempa di laulaut t pada kedalaman 10 km. di 37 km. barat laut Pulau Morotai, Propinsi Maluku Utara pada Sabtu (18/11/2017) jam 23. 07 WIB nyatanya memberi akibat korban jiwa serta rusaknya bangunan.

Tubuh Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Morotai sudah memberikan laporan akibat gempa pada Posko Tubuh Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) . Saat berlangsung gempa, dirasa kuat di lokasi Pulau Morotai sepanjang 3-5 detik. Saat berbarengan, gempa menyebabkan lampu padam serta warga cemas berhamburan keluar tempat tinggal. Gempa ini dirasa kuat di lokasi Halmahera Utara sepanjang 3-5 detik serta warga cemas berhamburan keluar tempat tinggal.

Menurut Kepala Pusat Data Info serta Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, akibat gempa mengakibatkan kerusakan bangunan di lima desa yakni Desa Posi-Posi, Desa Leo-Leo Rao, Desa Aru Burung, Deaa Lou Madoro, Desa Saminya Mao, serta Desa Waya Bula di Kecamatan Morotai Selatan Barat, Kabupaten Pulau Morotai, Propinsi Maluku Utara.

” Satu orang wafat dunia serta 294 bangunan rusak karena gempa bumi. Keseluruhan rusaknya karena gempa bumi, 160 tempat tinggal rusak berat, 11 tempat tinggal rusak tengah, 108 tempat tinggal rusak enteng, 1 pustu rusak berat, 12 gereja serta satu sekolah basic rusak enteng, ” terang Sutopo dalam rilisnya, Selasa (21/11/2017) .

Menurut Sutopo, sejumlah 486 jiwa dari Desa Leoleo Rao serta 75 kepala keluarga dari Desa Aru Burung dan Lou Madoro waktu ini sudah diungsikan pemerintah daerah setempat ke tempat yang lebih aman.

BPBD Kabupaten Morotai bersama-sama Forkompimcam sudah ke tempat peristiwa untuk jalankan pengungsian, monitoring dan pendataan. Dinas Kesehatan setempat memberi pertolongan medis pada korban terdampak. Keperluan menyudutkan adalah keperluan basic, family kits, speed boat besar untuk menyentuh daerah terdampak, radio komunikasi, serta tenda